Kali ini saya akan memberikan tanggapan terhadap tuduhan non muslim (kristen) yang menyamar menggunakan nama Islam dalam fans pagenya. padahal mereka adalah non-muslim.
di sini mereka menulis mempertanyakan mengapa Allah menyalahkan para Jin dalam surah Al-Jin padahal yang menyekutukan Allah bukan karena Jin tapi karena manusia itu sendiri yang menyekutukan Allah.
Surat Al-Jin ayat 6 terjemahan bahasa Indonesia
Dan bahwasannya ada beberapa orang lelaki diantara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki diantara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan
==============================
Didalam Surat Al-Jin ayat 6 Allah Azza Wa Jalla menyalahkan sekelompok jin karena menurut Allah Azza Wa Jalla, sekelompok jin tersebutlah yang menambah dosa bagi beberapa laki-laki yang meminta perlindungan kepada para jin tersebut. Mengapa Allah menyalahkan para jin tersebut ? Bukankah yang mensekutukan Allah adalah sekelompok laki-laki tersebut dengan cara meminta perlindungan kepada sekelompok jin ?
Jika kita meminta perlindungan kepada sebatang pohon korma maka apakah itu berarti pohon korma tersebut yang menambahkan dosa bagi kita ?
Bukankah dengan meminta perlindungan kepada sebatang pohon korma maka itu berarti kita telah mensekutukan Tuhan ?
Jika kita yang mensekutukan Tuhan bukankah itu berarti kita yang menambah dosa kita sendiri ?
Setelah membaca tulisan di atas. lagi-lagi saya semakin yakin kalau admin sama sekali tidak paham Al-Qur'an, selain tidak paham, dia juga tidak bisa memahami teks terjemahan yang dibaca, sehingga masih mempertanyakan sesuatu yang sebenarnya sudah dijawab di ayat yang dikutip..
agar lebih jelas saya kutipkan penjelasan Al-Qur'an yang detail.
. قُلْ أُوحِيَ إِلَيَّ أَنَّهُ اسْتَمَعَ نَفَرٌ مِّنَ الْجِنِّ فَقَالُوا إِنَّا سَمِعْنَا قُرْآناً عَجَباً
1. Katakanlah (hai Muhammad): "Telah diwahyukan kepadamu bahwasanya: telah mendengarkan sekumpulan jin (akan Al Qur'an), lalu mereka berkata: Sesungguhnya kami telah mendengarkan Al Qur'an yang mena'jubkan,
. يَهْدِي إِلَى الرُّشْدِ فَآمَنَّا بِهِ وَلَن نُّشْرِكَ بِرَبِّنَا أَحَداً
2. (yang) memberi petunjuk kapada jalan yang benar, lalu kami beriman kepadanya. Dan kami sekali-kali tidak akan mempersekutukan seseorangpun dengan Tuhan kami,
. وَأَنَّهُ تَعَالَى جَدُّ رَبِّنَا مَا اتَّخَذَ صَاحِبَةً وَلَا وَلَداً
3. dan bahwasanya Maha Tinggi kebesaran Tuhan kami, Dia tidak beristeri dan tidak (pula) beranak.
. وَأَنَّهُ كَانَ يَقُولُ سَفِيهُنَا عَلَى اللَّهِ شَطَطاً
4. Dan bahwasanya: orang yang kurang akal daripada kami selalu mengatakan (perkataan) yang melampaui batas terhadap Allah ,
. وَأَنَّا ظَنَنَّا أَن لَّن تَقُولَ الْإِنسُ وَالْجِنُّ عَلَى اللَّهِ كَذِباً
5. dan sesungguhnya kami mengira, bahwa manusia dan jin sekali-kali tidak akan mengatakan perkataan yang dusta terhadap Allah.
. وَأَنَّهُ كَانَ رِجَالٌ مِّنَ الْإِنسِ يَعُوذُونَ بِرِجَالٍ مِّنَ الْجِنِّ فَزَادُوهُمْ رَهَقاً
6. Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan.
٧. وَأَنَّهُمْ ظَنُّوا كَمَا ظَنَنتُمْ أَن لَّن يَبْعَثَ اللَّهُ أَحَداً
7. Dan sesungguhnya mereka (jin) menyangka sebagaimana persangkaan kamu (orang-orang kafir Mekah), bahwa Allah sekali-kali tidak akan membangkitkan seorang (rasul)pun,
. وَأَنَّا لَمَسْنَا السَّمَاء فَوَجَدْنَاهَا مُلِئَتْ حَرَساً شَدِيداً وَشُهُباً
8. dan sesungguhnya kami telah mencoba mengetahui (rahasia) langit, maka kami mendapatinya penuh dengan penjagaan yang kuat dan panah-panah api,
٩. وَأَنَّا كُنَّا نَقْعُدُ مِنْهَا مَقَاعِدَ لِلسَّمْعِ فَمَن يَسْتَمِعِ الْآنَ يَجِدْ لَهُ شِهَاباً رَّصَداً
9. dan sesungguhnya kami dahulu dapat menduduki beberapa tempat di langit itu untuk mendengar-dengarkan (berita-beritanya). Tetapi sekarang barangsiapa yang (mencoba) mendengar-dengarkan (seperti itu) tentu akan menjumpai panah api yang mengintai (untuk membakarnya).
١٠. وَأَنَّا لَا نَدْرِي أَشَرٌّ أُرِيدَ بِمَن فِي الْأَرْضِ أَمْ أَرَادَ بِهِمْ رَبُّهُمْ رَشَداً
10. Dan sesungguhnya kami tidak mengetahui (dengan adanya penjagaan itu) apakah keburukan yang dikehendaki bagi orang yang di bumi ataukah Tuhan mereka menghendaki kebaikan bagi mereka.
١١. وَأَنَّا مِنَّا الصَّالِحُونَ وَمِنَّا دُونَ ذَلِكَ كُنَّا طَرَائِقَ قِدَداً
11. Dan sesungguhnya di antara kami ada orang-orang yang saleh dan di antara kami ada (pula) yang tidak demikian halnya. Adalah kami menempuh jalan yang berbeda-beda.
Dengan ayat di atas ini apakah masih kurang jelas?
Ayat 6 di situ adalah pengakuan dari kalangan JIN sendiri bahwa mereka telah memperdaya manusia. sehinga manusia itu sendiri menyekutukan Allah dan melampuai batas, membuat mereka bertamah-tambah dosanya.
Kesimpulannya pertanyaan di atas tidak perlu ada kalau yang bertanya membaca ayatnya lebih seksama. bukan asal comot lalu meledak-ledak ingin menfitnah..