Masih membahas postingan Fans Page Islam teori dan penerapanya. Kali ini saya akan memberikan tanggapan singkat atas pertanyaan admin apakah Al-Qur'an adalah firman Allah? kemudian admin mengutip Terjemahan Surah Al-Jin.
Alquran Adalah Firman atau perkataan Allah ?
Let us Check it out
Surat Al-Jinn ayat 1-5 terjemahan bahasa Indonesia :
1. Katakanlah (hai Muhammad): "Telah diwahyukan kepadamu bahwasannya: telah mendengarkan sekumpulan jin (akan Al Quran), lalu mereka berkata : sesungguhnya kami telah mendengarkan Al Quran yang menakjubkan,
2. (yang) memberi petunjuk kepada jalan yang benar, lalu kami beriman kepadanya. Dan kami sekali-kali tidak akan mempersekutukan seorangpun dengan Tuhan kami.
3. dan bahwasannya Maha Tinggi kebesaran Tuhan kami, Dia tidak beristri dan tidak (pula) beranak.
4. Dan bagwasannya : orang yang kurang akal daripada kami selalu mengatakan (perkataan) yang melampaui batas terhadap Allah,
5. Dan sesungguhnya kami mengira, bahwa manusia dan jin sekali-kali tidak akan mengatakan perkataan yang dusta terhadap Allah
Dari uraian Surat Al-Jinn ayat 2-5 tersebut diatas, maka manakah dari ketiga pernyataan berikut yang tepat untuk Surat Al-Jinn ayat 2-5 :
a. Surat Al-Jinn ayat 2-5 adalah perkataan sekumpulan Jin yang dikutip oleh Allah untuk disampaikan kembali oleh malaikat jibril kepada Muhammad
b. Surat Al-Jinn ayat 2-5 adalah perkataan Allah yang mengutip perkataan sekumpulan Jin untuk disampaikan kembali oleh malaikat Jibril kepada Muhammad
c. Surat Al-Jinn adalah perkataan malaikat yang mengutip perkataan Allah yang juga mengutip perkataan sekumpulan Jin untuk disampaikan kembali kepada Muhammad
hanya untuk kalangan yang berfikir
Setelah membaca postingan di atas, Sudah dapat ditebak kemana arah dari pertanyaannya. Karena pertanyaan ini, sudah tergolong sangat basi, karena sering kali terlontar di berbagai forum lintas agama serta situs-situs web yang memang bertujuan untuk menyerang Islam seperti Faith Freedom, murtadin kafirun, Isa dan Islam, serta lainya. kutipan surah Al-Jin ini menjadi dasar bahwa Al-Qur'an bukan firman Allah. Lantaran ayat ini berisi perkataan Jin, yang memberi pengakuan tentang diri mereka ketika mereka mendengar Al-Qur'an.
Sekali lagi tuduhan ini jelas tidak punya dasar, sekali ketidak tahuan terhadap al-Qur'an dan bisa jadi berasal dari asumsi semata, mengingat non-Muslim kebanyakan tidak tahu Al-Qur'an. Sehingga ketika menemukan kutipan perkataan selain Allah dalam al-Qur'an disimpulkanlah itu bukan perkataan Allah/firman Allah.
Al-Qur'an semuanya adalah firman Allah, Kalam (ucapan atau Lafadznya) maupun maknaan (maknanya) semua dari Allah. tanpa terkecuali.
Adapun perkataan manusia, baik dari para Nabi, manusia biasa, orang kafir, kaum-kaum terdahulu, hingga perkataan binatang, dan sebagainya itu adalah kutipan yang Allah ceritakan kembali di dalam Al-Qur'an.
Artinya kisah pengakuan bangsa Jin di ayat ini pada mulanya adalah pengakuan Jin, yang kemudian Allah kutip, Allah firmankan atau Allah ceritakan kembali ke dalam Firman-Nya di Al-Qur'an.
maka yang semulanya bukan firman Allah maka serta merta menjadi Firman Allah.
Hal yang paling sederhana adalah ketika kita berbicara mengutip perkataan orang lain. misalkan begini: kata pak kepala sekolah dalam pidato kemarin "kalau jadi pelajar, jangan pernah menyerah untuk menggapai cita-cita".
Secara realita, isi perkataan itu adalah awalnya milik perkataan orang yang dikutip ( Bapak Kepala Sekolah ) namun realitanya suara yang keluar adalah suara yang orang yang mengutip. Yang otomatis terekam saat itu adalah suara orang yang mengutip atau mengatakannya.
Dalam Alkitab, kalau saya mencontohkan adalah dialog Yesus dalam banyak hal.
Yesus sering kali mengatakan sebab Ada Tertulis: ....
kutipan yesus ini adalah kutipan dalam kitab perjanjian lama. Namun oleh perjanjian Baru, kutipan ini tertuang dalam perkataan Yesus, dialog Yesus. yang artinya. meskipun perkataan ini adalah kutipan, namun kutipan ini menjadi perkataan Yesus juga..
Terakhir saya tertarik dengan ungkapan dia akhir postingan..
Hanya untuk kalangan yang berfikir !!
Saya penasaran apa maksud dari kalangan yang berfikir ini..?
Mungkin saya boleh bertanya balik.
Di dalam Alkitab terdapat ayat-ayat ini, yang berisi pernyataan tegas sumber cataatn Alkitab bukan dari Tuhan atau dari Roh Kudus tapi bersumber dari catatan di luar wahyu.
Kej 10:20
Itulah keturunan Ham menurut kaum mereka, menurut bahasa mereka, menurut tanah mereka, menurut bangsa mereka.
Kej 10:31
Itulah keturunan Sem, menurut kaum mereka, menurut bahasa mereka, menurut tanah mereka, menurut bangsa mereka.
Bil 26:42
Inilah bani Dan, z menurut kaum a mereka: dari Suham b kaum orang Suham. Itulah kaum-kaum Dan menurut kaum mereka.
Bil 26:28
Keturunan Yusuf, j menurut kaum mereka, ialah orang Manasye k dan orang Efraim.
1Taw 5:7
Saudara-saudaranya menurut kaum-kaumnya, h seperti tercatat dalam silsilah menurut keturunan mereka, ialah Yeiel, kepala, lalu Zakharia,
beberapa ayat di atas menyebutkan silsilah atau keturunan yang ternyata bersumber dari catatan kaum, catatan sejarah, tidak bersumber dari Firman. Apakah bisa disebut Firman Tuhan?
Lalu ada yang lebih dahsyat lagi yaitu silsilah Yesus, yang sumbernya entah-berantah.. yaitu "Menurut Anggapan Orang"
Lukas
3:2, "Ketika Yesus memulai pekerjaan-Nya, Ia berumur kira-kira tiga puluh tahun dan menurut anggapan orang, Ia adalah anak Yusuf, anak Eli,"
Nah orang yang dimaksud tidak dikenal. dan kalimat yang digunakan cukup fantastis.. "Anggapan."
Luar biasa kitab suci yang dibimbing Roh Kudus, bisa memasukan cerita atau silsilah dengan sumber menurut anggapan orang.
Dan faktanya memang silsilah Yesus dari Lukas ini kontradiksi dengan silsilah Yesus dari Sumber lain.
Pertanyaan ini Untuk Kalangan yang berfikir.