Seorang Non-Muslim lagi-lagi menfitnah Nabi Muhammad Shallallalhu 'Alaihi Wa sallam tidak tahan uji, karena diracun, sementara menurutnya Rasul yang benar adalah Rasul yang tahan uji.
Rasul asli tahan racun tapi Rasul palsu keyok kena racun – Perbandingan Paulus dan Muhammad vs racun
======
Ada tulah/kutuk dimana kalau AlQuran adalah bukan wahyu Allah, maka nabinya harus mati: “benar-benar Kami potong urat tali jantungnya”
QS 69:40-47
40 Sesungguhnya Al Quran itu adalah benar-benar wahyu (Allah yang diturunkan kepada) Rasul yang mulia, 41 dan Al Quran itu bukanlah perkataan seorang penyair. Sedikit sekali kamu beriman kepadanya. 42 Dan bukan pula perkataan tukang tenung. Sedikit sekali kamu mengambil pelajaran daripadanya. 43 Ia adalah wahyu yang diturunkan dari Tuhan semesta alam. 44 Seandainya dia (Muhammad) mengadakan sebagian perkataan atas (nama) Kami, 45 niscaya benar-benar Kami pegang dia pada tangan kanannya. 46 Kemudian BENAR-BENAR KAMI POTONG URAT TALI JANTUNGNYA. 47 Maka sekali-kali TIDAK ADA SEORANGPUN dari kamu YANG DAPAT MENGHALANGI (Kami), dari PEMOTONGAN URAT NADI itu.
Kualat terhadap ayat tersebut alias kemakan ludah sendiri, Muhammad diracun oleh wanita Yahudi dan kemudian dilaporkan kl dia merasa seolah-olah urat tali jantungnya nya dipotong.
[Diriwayatkan oleh Ibn Abbas: 'Umar bin Al-Khattab terbiasa dulunya untuk membiarkan Ibn Abbas duduk di sampingnya, sehingga' Abdurrahman bin 'Auf berkata kepada' Umar, 'Kami memiliki putra2 yang mirip dengan dia.' 'Umar kemudian menjawab, '(Saya menghormati dia) karena statusnya yang Anda tahu.' 'Umar kemudian bertanya kepada Ibnu' Abbas tentang makna ayat suci ini: 'Ketika datang bantuan dari Allah dan penaklukan Mekah...' (110,1) Ibnu 'Abbas menjawab, 'ITU MENUNJUKAN KEMATIAN RASUL ALLAH yang ALLAH TELAH BERITAHUKAN KEPADANYA.' 'Kata Umar, 'Saya tidak mengerti itu kecuali apa yang Anda mengerti.' Diriwayatkan 'Aisha: Nabi KETIKA SAKIT DIMANA IA MENINGGAL, TERBIASA MENGATAKAN, "O 'Aisha aku masih MERASAKAN RASA SAKIT yang disebabkan oleh MAKANAN yang saya makan di Khaibar, dan saat ini, saya merasa seolah-olah URAT TALI JANTUNG AORTA saya sedang dipotong-potong DARI RACUN TERSEBUT]
--(Sahih Bukhari, Volume 5, Book 59, Number 713).
Sedangkan Rasul asli kayak si Paulus itu nyantaii bossss.
Kis 28:3-6
3 Ketika Paulus memungut seberkas ranting-ranting dan meletakkannya di atas api, keluarlah seekor ular beludak karena panasnya api itu, lalu menggigit tangannya.
4 Ketika orang-orang itu melihat ular itu terpaut pada tangan Paulus, mereka berkata seorang kepada yang lain: "Orang ini sudah pasti seorang pembunuh, sebab, meskipun ia telah luput dari laut, ia tidak dibiarkan hidup oleh Dewi Keadilan."
5 Tetapi Paulus mengibaskan ular itu ke dalam api, dan ia SAMA SEKALI TIDAK MENDERITA SESUATU.
6 Namun mereka menyangka, bahwa ia akan bengkak atau akan mati rebah seketika itu juga. Tetapi sesudah lama menanti-nanti, mereka melihat, bahwa TIDAK ADA APA-APA yang terjadi padanya, maka sebaliknya mereka berpendapat, bahwa ia seorang dewa.
Terpatuk ular beludak yang sangat beracun, orang2 sekitarnya kirain bakal mati dan hanya dewa yang bisa selamat (Kis 28:4). Tapi ular itu cuma diselepet doang sama Paulus. Paulus tidak menderita sama sekali dan malah orang2 disekitarnya takjub akan hal itu (Kis 28:5-6).
Tampaknya.. memang Muhammad kualat dengan QS 69:40-47 dan membuktikan Alquran adalah bukan dari wahyu Allah.
Dari postinganya sudah dapat terbaca yang bersangkutan tidak ingin berdialog, tapi lebih kepada ingin melampiaskan kebenciannya. Perbadingan yang dibuatnya pun tidak sesuai dengan kriteria yagn dijelaskan oleh Kitab suci masing-masing melainkan atas asumsi pribadi.
Baiklah mari kita bahas satu persatu:
Dalam Tafsirnya Imam Ibnu Katsir menafsirkan ayat di atas: {وَلَوْ تَقَوَّلَ عَلَيْنَا}
Seandainya dia (Muhammad) mengada-adakan sebagian perkataan atas (nama) Kami. (Al-Haqqah: 44)
Yakni seandainya Muhammad mengada-adakan atas nama Kami sebagaimana yang dituduhkan oleh orang-orang musyrik Mekah, yaitu menambahkan sesuatu dari dirinya ke dalam risalah itu atau mengurangi sesuatu darinya atau mengatakan sesuatu dari dirinya, lalu dinisbatkan kepada Kami, padahal tidaklah demikian keadaannya, niscaya Kami akan menyegerakan siksaan atas dirinya. Karena itulah maka disebutkan dalam firman berikutnya:
{لأخَذْنَا مِنْهُ بِالْيَمِينِ}
Niscaya benar-benar Kami pegang dia pada tangan kanannya. (Al-Haqqah: 45)
Menurut suatu pendapat, makna ayat ialah niscaya Kami hukum dia dengan tangan kanan Kami. Dikatakan demikian karena pukulan yang dilakukan olehnya jauh lebih keras. Menurut pendapat yang lainnya lagi mengatakan, niscaya benar-benar Kami pegang dia pada tangan kanannya.
Maksud ayat ini jelas sekali, Seandainya Nabi Muhammad Berbohong, berdusta, menambah-nambah maka Allah akan memutus tali urat Nadi Nabi Muhammad dengan segera atau secepatnya.
Nah lantas apakah Nabi Muhammad segera atau secepatnya di Potong Urat Nadinya? jawabannya Tidak.
Peristiwa Di racunnya Nabi di khaibar terjadi 3-4 Tahun sebelum Nabi Wafat. Artinya Nabi hidup setelah peristiwa diracun tersebut sekitar 3-4 tahun. Bahkan Nabi sempat melakukan perjalanan berat atau aktifitas berat semisal Perang Hunain, Fathul Mekah, Haji Wada. Bahkan yang terpenting adalah Risalah Islam, Penyampaian Firman Allah / risalah Islam selesai dilakukan dengan adanya peristiwa Haji Wada.
Jadi bagaimana mungkin ayat Nabi dapat disimpulkan berbohong, menambah-nambah sementara Nabi bisa hidup panjang, menyampaikan firman Allah sampai selesai?
Paulus dalam Alkitab.
Ancaman Alkitab bagi Rasul Palsu.
Ulangan 18: (20) Tetapi seorang nabi, yang terlalu berani untuk mengucapkan demi nama-Ku perkataan yang tidak Kuperintahkan untuk dikatakan olehnya, atau yang berkata demi nama allah lain, nabi itu harus mati.
Jadi jika ada Seorang Nabi yang menyebut Nama Tuhan, Menggunakan perkataan yang tidak dikatakan Oleh Tuhan Nabi Tersebut Harus Mati.
harus mati disini bukanlah mati pada Umumnya, akan tetapi mati dengan dibunuh,
Bukankah Paulus Meninggal dengan sangat tragis, yakni dipenggal oleh
Kaisar Nero?
Ciri-Ciri Lainnya:
- dengan sombong mengatakan firman yang tidak diperintahkan. (Ulangan :18:22)
- perkataan yang diatas namakan tuhan itu tidak sampai/tidak terjadi/tidak benar.(Ulangan : 18:22)
- mengatakan dirinya kristus (Markus; 13:6)
- mengadakan tanda-tanda/mukjizat untuk menyesatkan. (Markus:13:22)
Paulus mengatakan dalam Injil, bahwa ia menerima wahyu dari Yesus. Berarti apa yang diucapkannya, logikanya harus sesuai dengan ucapan-ucapan Yesus. Kita lihat :
II Korintus 1 : 3, Kol 1 : 15, Filipi 2 : 6,= theology Kristen mengajarkan Yesus adalah Tuhan. Bertentangan dengan Yoh 17 : 3, Yoh 7 : 16, Yoh 7 : 29, Mat 21 : 11 = Yesus menyatakan dirinya Nabi utusan Allah. Salah satunya PALSU.
Yoh 1: 1-4,14 dan 1 Yoh 5:7 = teologi Kristen mengajarkan Trinitas. Bertentangan dengan Mar 12 : 29, Mat 22:37, Mat 4 : 10 = Yesus mengajarkan ketauhidan. Salah satunya PALSU,
Rom 14:2-3, Rom 14 : 17,20 = Paulus menghalalkan babi Bertentangan dengan Ul 14:8, Imamat 11:7, Yesaya 66:17 = Yesus mengharamkan babi. Salah satunya PALSU
Paulus merubah hukum sunat (gal 5:2,6, I Kor 7 : 19, Rom 2 : 28-29) Bertentangan dengan Yesus berpegang pada hukum sunat (Kejd 17 : 10, Luk 2 : 21, Imamat 12:3, Kejd 21:4, kejd 17 :13-14, kisah para rasul 7 : 51, Yoh 7 ; 22) Salah satunya PALSU.
I Kor 6:12-13 = Paulus membolehkan minum khamer Bertentangan dengan Imamat 10:9, Hakim-hakim 13 : 4, 14 = Yesus mengharamkan khamer Salah satunya PALSU.
Roma 5 : 12, I Kor 15 : 21-22, Roma 3 : 23-24 = Paulus mengajarkan dosa warisan Bertentangan dengan Ulangan 24 : 16,Yeremia 17:10, Yehezkiel 18:20 = Yesus tidak mengajarkan dosa warisan Salah satunya PALSU.
Paulus menolak hukum Taurat (roma 3 : 20, 4 : 15, 7 : 6, 5 : 20) Bertentangan dengan Yesus berpegang pada hukum Taurat ( Mat 5:17, Mazmur 19:8, Ibrani 10:28) Salah satunya PALSU
DAN INILAH PENGAKUAN PALING JUJUR DARI PAULUS TENTANG KEBOHONGANNYA:
ROMA 3: 7 : Tetapi jika kebenaran Allah oleh dustaku semakin melimpah bagi kemuliaan-Nya, mengapa aku masih dihakimi lagi sebagai orang berdosa?
Sekarang Siapakah Yang Rasul atau Nabi Palsu?